Dinas Peternakan Buleleng Berikan Sosialisasi Penyakit LSD pada sapi di Desa Sumberklampok
26 Januari 2026 15:17:10 WITA
Senin, 26 Januari 2026, Dinas Peternakan Kabupaten Buleleng melaksanakan kunjungan sekaligus sosialisasi kepada Pemerintah Desa Sumberklampok. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Perbekel Sumberklampok dan dihadiri oleh Dr. Nyoman Sarsana beserta rombongan dari Dinas Peternakan Kabupaten Buleleng, Perbekel Sumberklampok, Perangkat Desa, Kelian Banjar Dinas, LPM, serta warga masyarakat yang sapinya terpapar penyakit Lumpy Skin Disease (LSD).
Kehadiran Dinas Peternakan Kabupaten Buleleng ke Desa Sumberklampok bertujuan untuk melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyakit LSD pada sapi. Dalam penyampaiannya, Dr. Nyoman Sarsana menjelaskan bahwa Lumpy Skin Disease (LSD) merupakan penyakit hewan yang disebabkan oleh virus Pox. Penyakit ini menyerang sapi, kerbau, serta beberapa jenis hewan ruminansia liar. Meskipun tidak bersifat zoonosis atau tidak menular kepada manusia, LSD dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi peternak.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa kerugian akibat penyakit LSD antara lain penurunan berat badan karena hewan kehilangan nafsu makan, penurunan produksi susu, kemandulan pada sapi jantan dan betina, keguguran, serta kerusakan pada kulit. Sapi yang terserang LSD umumnya menunjukkan gejala seperti demam, munculnya benjolan-benjolan pada kulit dengan batas yang jelas sehingga dikenal juga sebagai penyakit kulit benjol, keropeng pada hidung dan rongga mulut, serta pembengkakan pada kelenjar getah bening.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa penularan penyakit LSD dapat terjadi melalui beberapa jalur, di antaranya melalui serangga penghisap darah seperti nyamuk, caplak, dan lalat; kontak langsung antara hewan sakit dengan hewan sehat; penularan dari induk yang sakit kepada anak di dalam kandungan maupun melalui air susu; penggunaan jarum suntik yang tidak steril secara berulang; serta melalui pakan dan air minum yang tercemar oleh ludah hewan terinfeksi.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Dinas Peternakan Kabupaten Buleleng menyampaikan komitmennya untuk kembali hadir di Desa Sumberklampok guna melaksanakan sosialisasi lanjutan kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait penanganan dan pencegahan penyakit LSD, sekaligus menenangkan warga agar tetap waspada namun tidak panik. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan dari Dinas Peternakan, diharapkan masyarakat Desa Sumberklampok dapat menghadapi situasi ini dengan tenang, mengikuti arahan petugas, serta bersama-sama menjaga kesehatan ternak demi mencegah meluasnya penyebaran penyakit.
Komentar atas Dinas Peternakan Buleleng Berikan Sosialisasi Penyakit LSD pada sapi di Desa Sumberklampok
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Dinas Peternakan Buleleng Berikan Sosialisasi Penyakit LSD pada sapi di Desa Sumberklampok
- BPD Desa Sumberklampok Menggelar Rapat Pra Musdes LRA Tahun 2025
- Pemerintah Desa Sumberklampok Gelar Kegiatan Rutin Jum’at Bersih di Areal Kantor Desa
- Persiapan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026, Kecamatan Gerokgak Gelar Rapat Koordinasi
- Pemerintah Desa Sumberklampok Gelar Rapat tentang DTSEN
- Perbekel Sumberklampok Hadiri Peresmian Monumen KRI Nanggala 402
- Rapat Penyepakatan Bersama Penetapan Perdes tentang APBDesa Tahun Anggaran 2026 Desa Sumberklampok

















