BPD Sumberklampok Gelar Rembug Stunting dan Musdes Penyusunan RKP Desa 2027

12 Juni 2026 11:54:07 WITA

Kamis, 11 Juni 2026, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberklampok menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Rembug Stunting dan Musdes Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027 yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Sumberklampok. Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak Ni Made Erlina Dwi Utami, S.E. yang mewakili Camat Gerokgak, Perbekel Sumberklampok, perangkat desa, Anggota BPD, Bhabinkamtibmas, Kader Pembangunan Manusia (KPM), LPM, Pendamping Lokal Desa (PLD), TP PKK, BUMDes, LPHD, kelompok tani ternak, kader posyandu, serta tokoh masyarakat.

Acara dibuka secara langsung oleh Ketua BPD Sumberklampok, I Made Sukardana. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan musyawarah desa merupakan salah satu tugas dan kewajiban BPD sebagai lembaga yang mewadahi aspirasi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa rapat pada hari tersebut memiliki dua agenda penting, yaitu Rembug Stunting dan Musdes Penyusunan RKP Desa Tahun 2027, sehingga seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan sampai selesai agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Ketua BPD juga meminta kepada Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk menyampaikan hasil pendataan dan berbagai usulan yang telah dihimpun dari masyarakat. Menurutnya, berbagai kendala dan permasalahan yang selama ini dihadapi dalam pelayanan kesehatan maupun upaya penanganan stunting perlu dibahas bersama agar dapat ditemukan solusi yang tepat. Ia juga mengingatkan bahwa hampir seluruh desa saat ini menghadapi tantangan yang sama terkait berkurangnya alokasi Dana Desa yang mencapai sekitar 60 persen, sehingga akan berdampak pada pelaksanaan program pembangunan desa ke depan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Perbekel Sumberklampok, I Wayan Sawitra Yasa. Dalam arahannya beliau menegaskan bahwa meskipun Dana Desa mengalami pengurangan yang cukup signifikan, Pemerintah Desa Sumberklampok akan tetap berupaya mempertahankan program-program kesehatan masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus terus mendapat perhatian demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencegah terjadinya stunting.

Perbekel juga menyampaikan bahwa selama ini Pemerintah Desa telah mengalokasikan berbagai program kesehatan, di antaranya pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, ibu hamil, lansia, anak dengan gizi buruk, serta ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK). Program tersebut diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.

Selanjutnya, Staf Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak, Ni Made Erlina Dwi Utami, S.E., menyampaikan permohonan maaf dari Camat Gerokgak yang tidak dapat hadir karena harus mengikuti kegiatan lain yang tidak dapat diwakilkan. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengapresiasi Desa Sumberklampok yang telah melaksanakan Rembug Stunting dan Musdes Penyusunan RKP Desa Tahun 2027. Beliau menyebutkan bahwa Desa Sumberklampok merupakan desa ke-7 yang melaksanakan Rembug Stunting dan desa ke-4 yang melaksanakan Musdes Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 di wilayah Kecamatan Gerokgak.

Dalam arahannya, beliau menjelaskan bahwa Rembug Stunting merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penanganan stunting selama tahun 2026, mengidentifikasi berbagai hambatan dalam pelayanan posyandu, serta menjaring usulan yang akan menjadi dasar penyusunan program penanganan stunting di masa mendatang. Selain itu, disampaikan pula bahwa Surat Keputusan Posyandu Desa Sumberklampok telah mengakomodasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), namun dalam implementasinya masih menggunakan pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP). Beliau juga menyoroti belum tersedianya buku register secara lengkap pada masing-masing bidang pelayanan.

Memasuki agenda inti, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Hasan Basri memaparkan laporan konvergensi stunting yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta musyawarah. Dari hasil pembahasan tersebut, beberapa usulan prioritas berhasil dirumuskan, di antaranya peningkatan kapasitas kader posyandu khususnya di bidang teknologi informasi (IT), peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta penambahan anggaran untuk program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil guna mendukung upaya pencegahan stunting secara lebih optimal.

Setelah agenda Rembug Stunting selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa Tahun 2027. Dalam forum tersebut, Perbekel Sumberklampok menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan prioritas yang tertuang dalam RKP Desa dan APBDes Tahun 2026. Musyawarah kemudian dilanjutkan dengan pencermatan kembali dokumen RPJM Desa serta kegiatan-kegiatan prioritas yang masih relevan untuk dilaksanakan pada tahun 2027. Kegiatan ditutup dengan penetapan Tim Penyusun dan Tim Verifikasi Rancangan RKP Desa Tahun Anggaran 2027 serta penandatanganan berita acara oleh Perbekel dan Ketua BPD yang disaksikan oleh seluruh peserta rapat sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam penyusunan perencanaan pembangunan Desa Sumberklampok yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan.

 

Komentar atas BPD Sumberklampok Gelar Rembug Stunting dan Musdes Penyusunan RKP Desa 2027

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Sumberklampok

tampilkan dalam peta lebih besar